Kitab Rahasia Shalat dan segala kepentingannya
Kitab ke-empat dari rubu’ ibadah dalam Ihya Ullumiddin - Imam Al-Ghazali ra.
Dengan menyertakan asma Allah, Ar-Rahmaan Ar-Rahiim.
Segala puji bagi Allah yang senantiasa meliputi akan hambaNya dengan ke-lathif-anNya. Yang senantiasa menepati akan qalb-qalb mereka dengan segala nur Ad-diin dan tugas-tugasnya. Yang diturunkan dari ‘Arsy Al-Jalal ke langit dunia dari derajat kerahmatan, sebagai salah satu dari tanda akan kasih sayangNya, yang senantiasa berbeda dengan para raja. Dimana Dia beserta ketunggalan dan kebesaran serta keagunganNya, senantiasa menggembirakan makhlukNya untuk kemudian memohon dan berdo’a. Maka Dia pun berfirman, “Adakah yang berdo’a, niscaya Aku perkenankan do’anya itu?… Dan adakah yang meminta ampun, niscaya Aku beri pengampunan?….”
Dia yang senantiasa berbeda dengan para penguasa, dengan membukakan pintu dan mengangkat hijab, maka Dia memberi kemurahan bagi hamba-hambaNya untuk bermunajah dengan shalat-shalat, -betapapun bertukarnya akan keadaan di dalam jama’ah orang yang ramai, maupun di tempat-tempat yang sunyi. Dan tidak dengan memberikan kelapangan saja, akan tetapi Dia dengan kelemahlembutanNya senantiasa menyeru dan memanggil, sedangkan selain Dia –dari pihak para raja (penguasa) yang lemah itu- tidak memperkenankan berbicara sembunyi-sembunyi melainkan setelah menyerahkan beberapa hadiah dan suapan-suapan.
Maka ber-tasbih-lah kepadaNya, Yang alangkah Agung akan urusanNya, alangkah kuat kekuasaanNya, alangkah sempurna ke-lathif-anNya, dan alangkah merata kebaikanNya. Dan shalawat atas Muhammad saw, Nabi pilihan-Nya, dan waliNya yang terpilih. Dan atas keluarga dan para sahabatnya, yang menjadi kunci-kunci panduan dan pelita-pelita dalam kegelapan, dengan salam yang sempurna.
Adapun kemudian, maka sesungguhnya shalat itu adalah tiangnya ad-diin (agama), tonggak al-yaqin (keyakinan), pokok segala jalan mendekatkan diri kepada Allah, dan sinar cemerlang untuk senantiasa patuh kepadaNya.
Dan dengan sesungguhnya, Kami telah menyelidiki dalam ilmu fiqih secara meluas, sedang dan ringkas dari madzhab akan segala hal yang pokok-pokok dan cabang-cabangnya. Dan kemudian kami kesampingkan akan yang jarang terjadi dari cabang-cabangnya dan kejadian-kejadiannya yang hampir tak pernah terjadi, supaya didalam semuanya (apa yang terhimpun dalam kitab ini) kemudian menjadi sebuah perbendaharaan bagi seorang mufti (orang yang mengeluarkan fatwa) yang kemudian daripadanya ia pun mengambil paham dan berpegang, dan kepadanya ia mengadu dan kembali.
Pada Kitab ini, kami cukupkan akan apa yang mesti bagi orang yang berkehendak, yakni mengenai segala amal perbuatan lahiriah dan segala rahasia yang batiniahnya dan menyingkapkan segala artinya yang halus-halus yang tersembunyi mengenai pengertian dari khusyu’, ikhlas dan niat. Yaitu sebuah hal, yang dimana hal tersebut adalah sesuatu yang tidak berlaku pada kebiasaan yang disebutkan di dalam ilmu fiqih.
Kami susun kitab ini atas tujuh bab:
Bab pertama :
Mengenai fadhilah (keutamaan) shalat.
Bab kedua :
Mengenai apa yang diutamakan pada amalan lahir dari shalat.
Bab ketiga :
Mengenai apa yang diutamakan pada amalan bathin dari shalat.
Bab keempat :
Mengenai imam shalat dan cara mengikuti imam.
Bab kelima :
Mengenai shalat Jum’at dan adabnya.
Bab keenam :
Mengenai permasalahan yang bermacam-macam yang menjadi bahaya yang merata, yang diperlukan seorang murid untuk mengetahuinya.
Bab ketujuh :
Mengenai amalan sunat dan lainnya.
Berikutnya ->
Tidak ada komentar:
Posting Komentar